PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga kembali menghadirkan solusi bagi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan melalui gelaran Purbalingga Job Fair 2026. Kegiatan bursa kerja yang memasuki tahun kedua penyelenggaraannya ini akan digelar pada 24–25 Juni 2026 di GOR Indoor Sasana Krida Perwira (SKP) Purbalingga dan dapat diikuti masyarakat secara gratis.
Informasi tersebut disampaikan Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinnaker) Kabupaten Purbalingga, Yesu Dewayana, saat menjadi narasumber dalam program dialog interaktif NGOPI PAGI (Ngobrol Program dan Inovasi) yang disiarkan LPPL Radio Gema Soedirman 96,3 FM Purbalingga, Kamis (11/6/2026).
Menurut Yesu, Job Fair 2026 menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Selain membuka akses informasi lowongan kerja, kegiatan ini juga mendukung target penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Purbalingga.

“Target kami adalah menurunkan tingkat pengangguran terbuka menjadi 3,92 persen pada tahun 2030 dengan menciptakan lapangan kerja baru serta membangun link and match antara angkatan kerja dan perusahaan,” jelasnya.
Ia menyampaikan, pelaksanaan Job Fair tahun sebelumnya menunjukkan hasil yang positif. Berdasarkan data Dinperinnaker, kegiatan Job Fair 2025 berhasil mendorong penempatan sebanyak 1.024 tenaga kerja yang terlaporkan.
Keberhasilan tersebut menjadi modal penting bagi penyelenggaraan Job Fair 2026. Tahun ini, pemerintah menargetkan tersedia sekitar 2.000 lowongan kerja dari berbagai perusahaan dengan target penempatan sedikitnya 500 tenaga kerja.
Yesu menjelaskan, kesempatan kerja yang tersedia terbuka bagi berbagai jenjang pendidikan, mulai dari lulusan sekolah dasar hingga sarjana. Selain itu, lowongan yang ditawarkan tidak dibatasi pada gender tertentu sehingga memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan sesuai kompetensi masing-masing.

“Kami optimistis target tersebut dapat tercapai karena hingga saat ini jumlah lowongan kerja yang tersedia masih terus bertambah dari berbagai perusahaan yang akan berpartisipasi,” ujarnya.
Melalui program prioritas daerah Kepenak Ngodene, Pemkab Purbalingga terus berupaya meningkatkan penyerapan tenaga kerja sekaligus menekan angka pengangguran. Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui perluasan kesempatan kerja.
Dulu, sebagian masyarakat yang kehilangan pekerjaan atau baru memasuki dunia kerja kerap menghadapi keterbatasan informasi lowongan dan sulit bertemu langsung dengan perusahaan yang membuka rekrutmen. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Purbalingga menghadirkan Job Fair sebagai wadah yang mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha dalam satu tempat dan waktu yang sama.
Kini masyarakat dapat lebih mudah mengakses ribuan peluang kerja secara gratis, memperoleh informasi rekrutmen secara langsung dari perusahaan, serta meningkatkan peluang mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan latar belakang pendidikan. Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap semakin banyak warga yang memperoleh pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya. (GIN/Kominfo)




