museum sugarda-web

Museum Soegarda terletak di pusat kota Purbalingga yaitu di Jl.Alun-Alun No. 1 Purbalingga. Paket Wisata Museum ini bertemakan “Ayo ke museum…..siapa bilang wisata ke museum itu tidak menyenangkan dan membosankan “ .Paket wisata ini terdiri dari kunjungan ke:

 

Museum Prof. Dr. Soegarda Poerbakawatja

 

Masjid Agung Daarusalaam “Nabawi”

 

Kompleks Pendopo Dipokusumo (Kantor Setda, Kantor Bupati Purbalingga, Rumah Dinas Bupati dan Unit Pemadam Kebakaran)

 

Operation Room yang berfungsi sebagai pusat informasi wisata dan pemutaran film-film budaya dan ilmu pengetahuan.

 

Makam Arsantaka (Makam Bupati Purbalingga I)

 

SMPN 1 Purbalingga (bekas HIS pada masa penjajahan Belanda)

 

SMA Muhammadiyah Purbalingga (bekas HIS PGI pada masa penjajahan Belanda)

 

Penjara

 

SD Kristen Purbalingga (sekolah yang didirikan Belanda)

 

Markas KODIM Purbalingga (bekas Gedung Asisten Residen pada masa Belanda)

Museum dalam pandangan masyarakat pada umumnya adalah suatu tempat atau bangunan untuk menyimpan benda-benda kuno yang bernilai sejarah. Pandangan ini tidak sepenuhnya salah, karena pada awal perkembangannya museum diartikan sebagai tempat kumpulaan benda-benda aneh. Adanya pandangan bahwa museum “hanya” untuk menyimpan benda-benda kuno terus berlanjut sampai sekarang. Akibat dari hal tersebut, akhirnya museum bagi sebagian besar masyarakat mempunyai image atau identik dengan “benda kuno dan membosankan”. Keadaan ini diperparah lagi dengan koleksi benda-benda kuno yang bersifat statis dan tidak adanya penambahan koleksi, sehingga seseorang yang pernah mengunjungi museum segan untuk datang lagi ke museum.

Tingkat kunjungan masyarakat ke museum saat ini dirasa masih rendah dan dengan tidak adanya tiket masukpun masih kurang menggugah masyarakat untuk berkunjung ke museum Prof.Dr.Soegarda Purbakawatja. Di era otonomi seperti sekarang ini, perlulah sekiranya Pemda Kabupaten Purbalingga perlu lebih menggiatkan lagi upaya-upaya untuk menggairahkan aktivitas museum. Sebab masih banyak peluang yang dapat dilakukan supaya museum menjadi salah satu tempat kunjungan wisata, salah satunya adalah program One Day Tour yang sedang digalakkan Pemda Kabupaten Purbalingga. Apabila museum akan dikembangkan menjadi objek wisata, maka museum harus merupakan tempat beserta kegiatannya harus “menyenangkan” sesuai dengan kaidah pariwisata itu sendiri. Sehingga apaupun aktivitas pengembangan museum diarahkan untuk menciptakan “kesenangan dan kenyamanan” kunjungan agar orang tertarik untuk kembali mengunjungi.

Museum yang mempunyai fungsi pembelajaran, apabila pengembangannya berorientasi pada wisata maka mau tidak mau harus menggandeng unsur-unsur wisata yang lain. Salah satunya dengan membuat suatu Paket Kunjungan yang terdiri dari objek-objek wisata yang jauh keberaadaannya maupun yang berada di sekitar museum. Hal ini dilakukan agar wisatawan tidak hanya terkonsentrasi mengunjungi museum yang akan berefek jenuh dan membosankan. Museum Prof.Dr. Soegarda Peorbakawatja yang dibangun di pusat kota Purbalingga, sebenarnya sangat strategis untuk dijadikan area wisata dalam bentuk paket. Hal ini dikarenakan adanya dukungan dari bangunan-bangunan disekitar museum seperti Masjid Agung Daarussalaam yang berciri perpaduan arsitektur tradisional (atap tumpang) dan arsitektur gaya Arab (Masjid Nabawi) dan Pendopo Dipokusumo yang ternyata banyak warga Purbalingga yang belum pernah mengunjungi.. Selain bangunan-bangunan utama di area ini masih didukung pula dengan adanya alun-alun, gazebo-gazebo di museum yang dapat difungsikan sebagai kafe dan adanya Operation Room di kompleks pendopo yang dapat berfungsi sebagai pusat informasi wisata Purbalingga bagi wisatawan yang mengunjungi museum atau yang akan mengunjungi objek-objek wisata di tempat lain.


Paket Wisata Museum ini bertemakan “Ayo ke museum…..siapa bilang wisata ke museum itu tidak menyenangkan dan membosankan “ dan dalam paket wisata ini terdiri dari kunjungan ke Museum Prof. Dr. Soegarda Porbakawatja, Masjid Agung Daarusalaam “Nabawi”, Pendopo Dipokusumo (ternyata masyarakat Purbalinggapun banyak yang belum pernah masuk), alun-alun dan di Operation Room yang berfungsi sebagai pusat informasi wisata dan ilmu pengetahuan. Selain itu, untuk mendukung Paket Wisata Museum aktivitas pengembangan museum akan diarahkan sebagai tempat kegiatan-kegiatan seni yang lain misal pameran lukisan, melukis atau menggambar, pameran buku dan pentas seni.

 

Email : disbudparpora_pbg@yahoo.co.id

Facebook : Dinas Budparpora Purbalingga

Contact Person : Adi Purwanto (081548877849)