DSC 00991

PURBALINGGA, Tahun anggaran 2014, Kecamatan Padamara memperoleh kucuran dana untuk pembangunan di bidang fisik sejumlah milyaran rupiah guna membenahi berbagai sarana prasarana masyarakat.

Kucuran dana yang bersumber dari APBN, Bantuan Gubernur, APBD Kabupaten, serta DAK untuk membiayai pembangunan sarpras penunjang kegiatan perekonomian masyarakat, dalam bidang pertanian dengan merehab bangunan saluran irigasi, talud jalan usaha tani, pembangunan kolam dan lai sebagainya.

“Jadi saya minta kepada para Kepala Desa (Kades) untuk ngoprak-opraki  (mengajak) warganya, agar membayar pajak dengan tepat waktu, agar pembangunan terus berkelanjutan, serta kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,”pinta Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto saat memberikan sambutan pada acara Tarawih Keliling Tim I dihadapan unsur Muspida, serta jajaran pejabat Pemkab Purbalingga unsure Muspika Kecamatan Padamara, dan para jamaah di Masjid Baitul Mu’minin Desa Prigi Kecamatan Padamara Purbalingga Jumat malam (11/7).

Menurut Sukento, pajak yang dibayarkan oleh masyarakat, semua kembali kepada masyarakat dalam bentuk infrastruktur  untuk pembangunan sarpras di wilayah pedesaan,  guna untuk membuka aksesibiltas perekonomian, serta kesejahteraan masyarakat.

“Kecamatan Padamara dengan perolehan pajak yang disetorkan kepada kas daerah hanya sekitar Rp 781 Juta saja, untuk tahun ini mendapatkan kucuran anggaran untuk pembangunan sebesar Rp 8,7 Milyar,hal itu merupakan partisipasi seluruh masyarakat dalam membayar pajak, dengan membayar pajak sesuai dengan jatuh tempo, maka kita sudah ikut mendukung program-program pemerataan pembangunan untuk masyarkat,”tuturnya.

Kento juga meminta agar sarpras yang sudah ada untuk di rawat, serta dipelihara dengan baik, agar usia bangunan tersebut dapat bertahan lama, karena dirinya dalam masa baktinya sebagai bupati berkehendak, agar infrastruktur yang ada Purbalingga di bangun dengan kualitas yang baik, kuat dan tahan lama, dengan dukungan untuk membangun di segala bidang, Kabupaten Purbalingga pada tahun 2014 mempunyai APBD sekitar Rp 1,3 Trilyun, pungkasnya.

Camat Padamara Pandi mengatakan, bahwa anggaran sebesar Rp 8.784.491.000,- yang bersumber dari APBN APBD, serta DAK, di gunakan antara lain untuk kegiatan PNPM Mandiri Perkotaan Rp 2.275.000.000,- (APBN), program sanitasi perkotaan berbasis masyarakat (SPBM) Urban Sanitation and Rural Infrastructure (USRI) sejumlah tiga kegiatan dengan anggaran masing masing Rp 350.000.000,- (APBN), bantuan operasional kesehatan (BOK) Puskesmas Padamara sebesar Rp 90.200.000,- (APBN).

“Untuk prasarana jalan berupa pemeliharaan jalan berkala jalan Kalitinggar-Karangsari Rp 1.125.000.000,-(APBD), jalan Gemuruh-Dawuhan Rp 962.628.000,-(APBD), pemeliharaan jalan Desa Sokawera Rp 111.4000.000,- (Bangub), peningkatan jalan Padamara-Karanggambas-Walik Rp 1.700.000.000,-(APBD), peningkatan jalan Desa Karangpule Rp 105.500.000 (Bangub),”jelasnya.

Sedangkan untuk bidang pertanian dibangun talud jalan usaha tani Desa Karangjambe Rp 73.150.000,-(APBD), pembangunan kolam stocking ikan Desa Purbayasa Rp 44.000.000,-(DAK),Desa Kalitinggar Kidul Rp 439.946.000,-(DAK), Desa Mipiran Rp 33.000.000,-(DAK) dan pembangunan kolam budidaya Desa Kalitinggar Rp 66.000.000,-(DAK),serta rehabilitasi bangunan dan saluran irigasi Alang-alang Rp 271.180.000,- (DAK), rehabilitasi bangunan saluran irigasi Wadas Tarum Rp 73.150.000,-, pungkasnya. (DAK). (Kie_Man)