Desa Pengadegan Kecamatan Pengadegan Kabupaten Purbalingga berswadaya membangun jembatan. Jembatan penghubung dua dusun ini menyeberangi sungai Rani. Saat ini sudah terkumpul dana masyarakat senilai Rp. 30 juta.
Kaur Pembangunan Desa Pengadegan Radimin membenarkan, masyarakat sangat antusias memiliki jembatan penghubung. Selama ini warga di dusun 2 harus memutar melalui desa tetangga ketika harus ke balai desa atau wilayah dusun 1.
Rencananya jembatan ini dibangun dengan dana swadaya murni masyarakat. Jembatan di atas sungai Ranu ini akan dibangun dengan panjang jembatan 27 meter dan lebar 1,2 meter..
Dituturkan Radimin, masyarakat secara gotongroyong sudah mengumpulkan uang senilai Rp. 27 juta guna membangun jembatan tersebut. Jembatan ini sangat membantu lalulintas ekonomi dan jalan menuju pemakaman umum.
Awalnya jembatan hanya dibangun dengan lebar 1,2 meter. Ke depan jika ada tambahan dana, akan dibangun dengan lebar yang mencukupi untuk dilalui kendaraan roda empat. Pasalnya dusun 2 merupakan penghasil pertanian di wilayah Pengadegan. Sehingga keberadaan jembatan tersebut juga untuk mendukung lalu lintas hasil pertanian setempat.
 
Dalam rencana pembangunan desa, pada tahun 2016 ini beberapa kegiatan bakal dikerjakan pemerintah desa bersama warga. Diantaranya pembuatan rabat beton di 9 titik, pengaspalan jalan di 3 titik, dan pembuatan talud jalan di 3 titik. Semuanya dikerjakan dengan dana dari ADD maupun DD. (umang-kominfo)