PURBALINGGA – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga melakukan Monitoring, Pengawasan, dan Pemeriksaan Pangan Asal Hewan (PAH) di Pasar Segamas Purbalingga, Kamis (5/3/2026) lalu. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim dari Bidang Perlindungan Pertanian, Bidang Pangan, dan Satuan Kerja Puskesmas Hewan (Satker Puskeswan) dengan obyek yang menyangkup daging ayam, daging sapi, daging kambing, dan olahannya.
Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan (DPPP) Kabupaten Purbalingga, Prayitno mengatakan pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan organoleptik, post mortem, pengukuran pH daging, dan tes uji formalin. Hasil pemeriksaan dinyatakan baik, dan hasil uji formalin yang meliputi daging ayam, daging sapi, bakso, dan kikil dinyatakan negatif sehingga masyarakat yang hendak belanja daging untuk Hari Raya Idul Fitri tidak perlu khawatir.
“Disetiap kunjungan lapak pedagang PAH kita beri masukan dan nasehat terkait higiene dan sanitasi serta memastikan produknya halalan thoyiban,” tegasnya.

Tim DPPP Purbalingga sedang monitoring daging di Pasar Segamas
Prayitno menambahkan untuk pemeriksaan pH, daging yang baik memiliki pH 5,5 – 5,8 pada 24 jam pasca penyembelihan dengan faktor yg mempengaruhi antara lain tingkat stres sebelum pemotongan, jenis otot, dan manajemen saat penyembelihan. Sementara daging yang memeiliki kualitas buruk yang dipengaruhi oleh kadar pH tidak normal memiliki ciri antara lain warna pucat atau terlalu gelap, tekstur terlalu lunak atau terlalu keras, dan berair atau terlalu keras.
Selain melakukan pemeriksaan terhadap kondisik fisik daging dan olahannya, Tim dari DPPP Purbalingga juga melakukan pemantauan harga daging di Pasar Segamas. Untuk daging ayam berada di kisaran harga Rp. 38.000,- hingga Rp. 44.000,-, daging Rp. 140.000,- hingga Rp. 145.000,-, dan daging kambing diharga Rp. 180.000,-.
“Secara umum hasil monitoring, pamantauan, dan pemeriksaan PAH di Pasar Segamas baik,” pungkasnya. (FH/Kominfo)




