PURBALINGGA INFO – Komisi I DPRD Kabupaten Purbalingga bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Purbalingga melakukan kunjungan lapangan untuk memantau kesiapan pos pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, 16–17 Maret 2026, dengan meninjau sejumlah titik pengamanan di wilayah Kabupaten Purbalingga.

Beberapa pos yang dikunjungi antara lain Pos PAM Gandasuli, Pos Yan Rest Area Karangreja, Pos PAM Ngebrak Bukateja, Pos PAM Purbasari Pancuran Mas, serta Pos Terpadu Alun-Alun Purbalingga. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran berjalan optimal.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Purbalingga, Padang Kusumo, menyampaikan bahwa keberadaan pos pengamanan memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban serta memberikan rasa aman bagi masyarakat, terutama saat mobilitas warga meningkat menjelang Lebaran.

“Pos pengamanan ini sangat penting untuk diadakan dan dilanjutkan karena terkait dengan ketenteraman dan ketertiban masyarakat. Frekuensi keluar masuk orang di Purbalingga cukup tinggi, sehingga perlu diantisipasi dengan pengaturan yang terkoordinasi dengan baik,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi soliditas petugas yang terlibat dalam pengamanan Lebaran. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama masa mudik.

“Petugasnya sangat solid. Selain dari Polri, ada juga dari TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, hingga unsur masyarakat seperti Pramuka. Ini menunjukkan sinergi yang baik untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Perwira Pos Terpadu Alun-Alun Purbalingga, Ipda Roni, menyampaikan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan pos terpadu sebagai pusat informasi maupun tempat meminta bantuan selama perjalanan mudik.

“Jika ada masyarakat yang membutuhkan informasi atau bantuan, silakan datang ke pos terpadu. Kami standby 24 jam untuk melayani masyarakat,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan Call Center 110 yang dapat diakses langsung melalui telepon seluler dan akan terhubung dengan kantor kepolisian terdekat.

“Layanan Call Center 110 siap menerima laporan selama 24 jam, mulai dari gangguan keamanan, kecelakaan, hingga situasi darurat lainnya,” jelasnya.

Selain itu, kepolisian juga menyediakan layanan digital melalui Chatbot Si Polan yang dapat diakses melalui WhatsApp di nomor 0877-1101-1010. Layanan ini memberikan respons otomatis terkait informasi lalu lintas, kondisi jalur mudik, saran rute perjalanan, hingga rekayasa lalu lintas di wilayah Jawa Tengah.

Dengan berbagai layanan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh bantuan dan informasi secara cepat selama perjalanan mudik, sehingga perjalanan menuju kampung halaman dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan lancar. (dhs/Kominfo)