PURBALINGGA – Semangat disiplin, kekompakan, dan cinta tanah air ditunjukkan ratusan pelajar dalam Pembukaan Lomba Tata Cara Upacara Bendera (LTUB) tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MA sederajat se-Kabupaten Purbalingga Tahun 2026 yang digelar di GOR Indoor Sasana Krida Perwira, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Purbalingga bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Purbalingga itu diikuti 19 sekolah dari berbagai wilayah. Peserta terdiri atas 9 SMA/SMK/MA dan 10 SMP/MTs dengan total sekitar 400 personel. Setiap sekolah mengirimkan 22 peserta terbaik untuk berkompetisi menampilkan tata cara upacara bendera yang tertib, kompak, dan berkualitas.
Ketua pelaksana kegiatan, Purnandya Arya Aji Scornova, mengatakan lomba tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter generasi muda. Melalui kegiatan itu, para pelajar didorong menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari.

“Tujuan kegiatan ini adalah menerapkan nilai-nilai kedisiplinan dan cinta tanah air dalam jiwa para generasi muda,” ujarnya dalam laporan kegiatan.
Pembukaan lomba dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Purbalingga, Suroto, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh peserta menjadikan kompetisi tersebut sebagai proses belajar dan pengembangan diri.

Menurutnya, tema “Gerak Pemuda Menggapai Cita” selaras dengan upaya Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Ia menilai kegiatan seperti LTUB menjadi ruang positif bagi pelajar untuk melatih karakter, kepemimpinan, dan kerja sama tim.
“Sejalan dengan tema ‘Gerak Pemuda Menggapai Cita’, kegiatan ini juga selaras dengan misi Kabupaten Purbalingga dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul,” tandasnya.

Suroto menambahkan, para peserta merupakan generasi penerus yang kelak memegang peranan penting dalam pembangunan daerah maupun bangsa. Karena itu, ia berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan berlangsung.
“Kalian adalah masa depan Indonesia, khususnya masa depan Purbalingga. Junjunglah tinggi sportivitas dan semangat berjuang. Kemenangan bukanlah hal yang paling utama, melainkan proses belajar dan nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.
Dalam perlombaan tersebut, peserta dinilai berdasarkan sejumlah aspek, mulai dari kerapihan, kekompakan, ketepatan tata upacara bendera, hingga sikap disiplin selama pelaksanaan. Penilaian itu diharapkan mampu mendorong pelajar tampil maksimal sekaligus memahami makna upacara sebagai bagian dari pendidikan karakter.
Antusiasme peserta terlihat dari semangat para siswa yang mengikuti lomba untuk pertama kalinya. Salah satu peserta dari SMK YPT 2 Purbalingga, Ambar Puspaningrum, mengaku bangga dapat ambil bagian dalam ajang tersebut bersama rekan-rekannya.

“Harapannya tentu bisa juara, tetapi yang terpenting kami bisa tampil maksimal. Terima kasih kepada PPI dan Pemkab Purbalingga yang sudah mengadakan lomba ini sebagai ajang prestasi bagi para siswa,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Purbalingga berharap semangat kebangsaan dan karakter disiplin terus tumbuh di kalangan generasi muda. Selain menjadi wadah prestasi, lomba tersebut juga diharapkan mampu memperkuat nilai persatuan, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap bangsa sejak usia pelajar. (GIN/Kominfo)





