PURBALINGGA INFO – Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Purbalingga meluncurkan GO TRACK KGB-KP (Google Based Tracking untuk Kenaikan Gaji Berkala dan Kenaikan Pangkat) sebagai inovasi digital untuk mempermudah pemantauan administrasi kepegawaian. Sistem berbasis Google Workspace ini membantu memastikan proses kenaikan gaji berkala dan kenaikan pangkat ASN berlangsung lebih tepat waktu, akurat, transparan, dan efisien.

Inovasi tersebut dikembangkan sebagai solusi atas tantangan pengelolaan administrasi kepegawaian yang selama ini masih banyak mengandalkan pencatatan manual, data yang tersebar, serta belum adanya sistem pengingat otomatis. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan keterlambatan pengusulan administrasi dan meningkatkan risiko kesalahan pencatatan.

Peluncuran GO TRACK KGB-KP dilakukan bersamaan dengan Rapat Koordinasi Usulan Kebutuhan Jabatan Fungsional Pranata Komputer dan Pranata Hubungan Masyarakat di Aula Dinkominfo Kabupaten Purbalingga, Senin (3/8/26), yang diikuti pengelola kepegawaian perangkat daerah se-Kabupaten Purbalingga.

Kepala Dinkominfo Purbalingga, R. Budi Setiawan, mengatakan transformasi digital menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan birokrasi yang lebih adaptif, efektif, efisien, dan akuntabel. Menurutnya, setiap inovasi yang dikembangkan perangkat daerah harus mampu menyelesaikan persoalan nyata, menyederhanakan proses kerja, serta memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan.

Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Dinkominfo Purbalingga, Mely Rahmawati, menjelaskan GO TRACK KGB-KP memanfaatkan ekosistem Google Workspace sehingga dapat diimplementasikan tanpa pembangunan aplikasi baru maupun tambahan biaya lisensi. Seluruh data kepegawaian tersimpan secara terpusat dalam sistem berbasis cloud, dilengkapi perhitungan otomatis jadwal kenaikan gaji berkala setiap dua tahun dan kenaikan pangkat setiap empat tahun.

“Sistem ini juga mengirimkan pengingat bertahap melalui Google Calendar dan Gmail sehingga potensi keterlambatan usulan dapat ditekan. Seluruh proses dapat dipantau secara real time melalui dashboard sehingga lebih mudah dikendalikan dan meminimalkan kesalahan administrasi,” jelasnya.

Mely mengatakan, GO TRACK KGB-KP menunjukkan bahwa transformasi digital dapat dilakukan melalui inovasi sederhana yang mudah diterapkan, tanpa harus membangun aplikasi rumit maupun membutuhkan investasi besar.

“GO TRACK KGB-KP menjadi contoh bahwa transformasi digital tidak harus mahal. Yang terpenting adalah mampu menyelesaikan persoalan, memberikan kepastian layanan, dan memastikan hak ASN terpenuhi tepat waktu sehingga mereka dapat lebih fokus memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, GO TRACK KGB-KP tidak hanya mengubah proses pencatatan manual menjadi digital, tetapi juga mendorong pola kerja administrasi yang lebih tertib, efisien, dan mudah dipantau. Dengan data yang tersaji secara terstruktur, pengelolaan administrasi kepegawaian diharapkan dapat berjalan lebih akurat dan tepat waktu.

Ke depan, GO TRACK KGB-KP direncanakan terus dikembangkan melalui integrasi dengan Sistem Informasi Kepegawaian Kabupaten, e-Kinerja, dashboard kepegawaian tingkat kabupaten, hingga layanan notifikasi WhatsApp. Pengembangan tersebut diharapkan semakin memperkuat tata kelola pemerintahan digital yang efisien, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik. (dhs/Kominfo)