PURBALINGGA INFO – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Purbalingga kembali meraih juara umum Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwartir Daerah Jawa Tengah 2026. Gelar tersebut menjadi yang ketiga bagi Purbalingga setelah sebelumnya diraih pada 2017 dan 2023.
Dalam penilaian ETK 2026, Purbalingga meraih juara pertama pada kategori pengabdian masyarakat dan publikasi serta juara kedua pada kategori penyelenggaraan kegiatan. Capaian tersebut mengantarkan Purbalingga menjadi juara umum dari 35 kwartir cabang kabupaten/kota peserta ETK Jawa Tengah 2026.

Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Purbalingga Dimas Prasetyahani mengatakan prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras jajaran Kwarcab bersama berbagai elemen masyarakat.
“Ini adalah bukti nyata dari kerja keras Ketua Kwarcab dan jajarannya, serta dukungan semua elemen. Tidak hanya Bupati dan Wakil Bupati, tetapi juga Forkopimda dan seluruh anak-anak Pramuka Purbalingga yang semarak di 18 kecamatan,” kata Dimas yang juga Wakil Bupati Purbalingga.
Dimas berharap capaian tersebut dapat dipertahankan dan diikuti dengan semakin banyak kegiatan Pramuka yang memberi manfaat bagi masyarakat.
“Semoga ke depan prestasi ini bisa kita pertahankan dan ditingkatkan menjadi lebih baik lagi. Sekali lagi, selamat untuk kita semua,” ujarnya.

Penghargaan juara umum ETK Kwarda Jawa Tengah 2026 diterima Dimas dalam Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kwarda Jawa Tengah di GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis (10/9/2026).
Ketua Kwarcab Purbalingga Trigun mengatakan antusiasme masyarakat menjadi salah satu kekuatan Purbalingga dalam ETK tahun ini. Warga turut menyambut pasukan ETK dan terlibat dalam berbagai kegiatan sosial serta pengabdian.
“Semangat dan partisipasi masyarakat luar biasa. Kecepatan dan ketepatan kami dalam memublikasikan seluruh kegiatan juga menjadi salah satu poin penting karena kegiatan tersebut bahkan dapat ditonton hingga tingkat Kwartir Nasional,” ujar Trigun.

Menurut Trigun, keterlibatan masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat hadir di luar lingkungan organisasi dan memberi ruang bagi anggota Pramuka untuk melakukan kegiatan sosial secara langsung.
“Kami sangat bersyukur, tetapi tidak lantas berpuas diri karena masih banyak yang harus diperbaiki. Capaian ini tidak terlepas dari dukungan Mas Bupati, Mas Wakil Bupati, Forkopimda, jajaran kepala OPD, camat, kepala desa, kelurahan, hingga seluruh masyarakat Purbalingga,” katanya. (dhs/Kominfo)





