PURBALINGGA INFO – Sebanyak 1.879 warga di Kabupaten Purbalingga mendapat alokasi bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui sejumlah program yang didanai APBD Kabupaten Purbalingga, APBD Provinsi Jawa Tengah, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta Baznas Provinsi Jawa Tengah.

Penata Kelola Perumahan Ahli Pertama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purbalingga, Septyana Nur Fatima, menyampaikan bahwa bantuan tersebut disalurkan melalui beberapa program.

Pada APBD Kabupaten Purbalingga 2026, bantuan dialokasikan untuk 23 penerima manfaat dengan total anggaran Rp276 juta. Setiap unit mendapat bantuan Rp12 juta, dan 22 unit di antaranya telah terbangun.

Sementara itu, melalui APBD Perubahan 2026, pemerintah kabupaten mengalokasikan anggaran Rp600 juta untuk 30 penerima manfaat, dengan nilai bantuan Rp20 juta per unit.

Dukungan juga berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah yang menjangkau 149 penerima manfaat dengan total anggaran Rp2,98 miliar. Setiap unit memperoleh bantuan Rp20 juta, dengan 47 unit telah terbangun.

Program Bedah Rumah Kementerian PKP menjadi sumber bantuan dengan jangkauan terbesar, yakni 1.670 penerima manfaat dan total anggaran Rp33,4 miliar. Nilai bantuan ditetapkan Rp20 juta per unit, dengan 228 unit telah terbangun.

Selain itu, Baznas Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan Rp140 juta bagi tujuh penerima manfaat, masing-masing sebesar Rp20 juta. Dari jumlah tersebut, dua unit telah selesai dibangun, sedangkan lima unit lainnya masih dalam proses pembangunan.

Bagi Ahmad, warga Desa Jetis, Kecamatan Kemangkon, bantuan RTLH menjadi kesempatan untuk memperbaiki rumah yang selama ini sulit ia benahi sendiri. Dengan penghasilan tak menentu dari pekerjaan serabutan, Ahmad harus bertahan di rumah berlantai tanah dengan atap yang bocor.

Ahmad mengaku senang mendapat bantuan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif dan Pemerintah Kabupaten Purbalingga atas perhatian yang diberikan kepada warga yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, saya senang sekali mendapat bantuan ini. Terima kasih kepada Bupati Purbalingga dan Pemerintah Kabupaten Purbalingga atas perhatiannya,” kata Ahmad.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu warga berpenghasilan terbatas memperbaiki tempat tinggal mereka sehingga lebih layak dan nyaman dihuni, tanpa harus menanggung seluruh biaya renovasi secara mandiri. (dhs/Kominfo)