PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Manajemen Talenta ASN yang dihadiri oleh pejabat eselon II dan pejabat pembina kepegawaian. Kegiatan tersebut berlangsung di Andrawina Hall Hotel Owabong, Selasa (31/3/2026) dengan narasumber Deli Indra Wahyudi dari Kantor BKN Regional I.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purbalingga, Herni Sulasti mengatakan pemerintah pusat mengamanatkan semua daerah harus sudah menerapkan manajemen talenta ASN. Demikian pula Bupati Purbalingga H. Fahmi M. Hanif sering mengingatkan tentang meritokrasi di lingkungan Pemkab Purbalingga.
“Tujuannya adalah bagaimana meritokrasi bisa terwujud yang mendasarkan kompetensi, prestasi, dan profesionlisme,” tegasnya.
Herni juga menegaskan bahwa yang menjadi sorotan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI adalah manajemen ASN terkait dengan promosi jabatan serta pengadaan barang dan jasa. Dia berpesan agar para ASN di Kabupaten Purbalingga terus meningkatkan kemampuan atau pengetahuannya terkait dengan tugas jabatan.

Narasumber dari BKN Regional I Yogyakarta, Deli Indra Wahyudi bersama Sekda Purbalingga, Asisten 3 Sekda Purbalingga, dan Kepala BKPSDM Purbalingga
“Saya mengajak Bapak Ibu semua agar kedepan meningkatkan kinerja, bekerja profesional sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” imbuhnya.
Sementara itu, Deli selaku narasumber menjelaskan bahwa agar terwujud manajemen talenta ASN diperlukan 5 pilar, yakni kelembagaan manajemen talenta, aplikasi dan sistem informasi manajemen, membangun desain manajemen talenta, implementasi talenta, dan budaya manajemen talenta. Ditambahkannya, proses tersebut dimulai dari talent mapping hingga penempatan talenta yang nantinya akan tetap dilakukan monitoring dan evaluasi.
“Pemantauan dilakukan terhadap telenta sebagai obyek dan manajemen talenta minimal setahun sekali,” pungkasnya. (FH/Kominfo)

Peserta Sosialisasi Manajemen Talenta ASN




