PURBALINGGA INFO – Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif melantik enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Pelantikan yang dirangkai dengan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) SKPD Tahun 2026 tersebut digelar di Pendopo Dipokusumo, Purbalingga, Jumat (2/12/26).
Enam pejabat yang dilantik terdiri atas lima pejabat hasil Seleksi Terbuka dan Kompetitif Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama serta satu pejabat melalui mekanisme perpindahan jabatan.

Mereka yakni Pandi S.Sos sebagai Staf Ahli Bidang Administrasi Umum dan Sumber Daya Manusia, Nugroho Priyo Pratomo sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), Imam Khasbulah sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda).
Dwi Mulyatno sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Heru Sri Wibowo sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud), serta Drajat Uji Wakhyono sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

Dalam sambutannya, Bupati Fahmi menegaskan bahwa tantangan pembangunan ke depan masih besar sehingga menuntut kinerja yang lebih efektif, optimal, dan berorientasi pada hasil dari seluruh pimpinan OPD.
“PR kita masih banyak, masih diperlukan berbagai perbaikan dan optimalisasi kerja agar ke depan lebih efektif,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa seluruh kerja pemerintahan harus berorientasi pada pembangunan daerah dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dengan tetap menjunjung integritas serta kolaborasi lintas perangkat daerah.
“Objektifnya jelas, yaitu memajukan Kabupaten Purbalingga dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Bupati Fahmi menambahkan, profesionalisme kinerja, performa kerja, dan prinsip meritokrasi akan menjadi dasar penilaian aparatur, yang akan dievaluasi secara berkala setiap tiga bulan. Ia memastikan pengisian jabatan struktural yang masih kosong akan segera dilakukan agar seluruh SKPD dapat berjalan optimal.
“Orang-orang yang mampu menunjukkan kinerja terbaik akan kita tempatkan pada posisi terbaik,” tegasnya.
Ia berharap, dengan penataan jabatan dan peningkatan kinerja aparatur, pembangunan Kabupaten Purbalingga dapat berjalan optimal serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat. (dhs/Kominfo)





