PURBALINGGA, HUMAS – Realisasi pelaksanaan kegiatan belanja langsung APBD 2013 Kabupaten Purbalingga, baru mencapai 2,9 persen dari target realisasi triwulan I sebesar 5 persen. Melihat kondisi ini, Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko MSi kembali mengingatkan para Kepala SKPD untuk serius menjalankan komitmen kerja cepat, cermat dan berkualitas. Bupati meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) lebih serius melaksanakan komitmen kerja cepat, cermat, berkualitas. Lebih cepat prosesnya dari sisi waktu, lebih cermat dari sisi perencanaan, pelaksanaan dan pengawasannya, sehingga akan berpengaruh signifikan terhadap kualitas outputnya. “Orientasi berfikirnya harus seperti itu. Tidak bias dibiarkan berjalan dengan sendirinya. Tentu yang harus bertanggungjawab adalah kepala SKPD yang didukung oleh seluruh anak buahnya,” kata Bupati Heru saat member pengarahan pada Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Triwulan I 2013 di Operation Room Graha Adiguna, Kamis (11/4) malam Bupati juga mengingatkan para kepala SKPD yang tidak mengikuti rapat malam itu, agar pada pelaksanaan rapat evaluasi berikutnya dapat hadir lebih lengkap. Harapan Bupati, rapat evaluasi dapat digunakan untuk saling mencocokan data kegiatan di tiap SKPD. “Jangan sampai ada kegiatan yang sudah didanai dari APBD namun tidak tertangani,” kata Bupati Heru yang juga Calon Wakil Gubernur Jateng ini. Sementara, Wakil Bupati Drs H Sukento Rido Marhaendrianto MM, mengapresiasi upaya peningkatan kinerja yang dilakukan jajaran SKPD, terutama yang telah melaksanakan percepatan kegiatan. “Sistem matrik pengendalian kegiatan, merupakan salah satu upaya peningkatan pengawasan. Hanya saja, kontennya harus lebih dikomunikasikan dengan SKPD sehingga datanya lebih akurat,” katanya. Sekretaris Daerah (Sekda) Imam Subiyakto SSos MSi , akan membentuk tim yang dikordinasikan oleh Bagian Pembangunan Setda. Tim ini nantinya bertugas mengecek alokasi anggaran dan jumlah kegiatan yang ditangani SKPD. Termasuk sudah sejauh mana kegiatan yang ada dapat berjalan. “Khusus untuk SKPD besar seperti Dinas Pendidikan, akan kita kumpulkan lagi disini (OR),” tandasnya. Dalam laporannya, Kepala Bagian Pembangunan Yani Sutrisno Udinugroho menuturkan, pada tahun anggaran 2013, terdapat alokasi belanja langsung senilai Rp 406.314.076.000,- untuk mendanai 1.567 kegiatan. Dari jumlah kegiatan itu, pengadaanya dilakukan melalui pengadaan langsung 262 paket, swakelola 1.182 paket kegiatan. Sedangkan yang dilelang melalui ULP 153 paket pada 14 SKPD. Satu diantaranya adalah pembangunan terminal Bobotsari dengan sumber dana APBN. “Dari 153 paket yang seharusnya dilelang, masih ada 68 paket dari 12 SKPD yang sampai saat ini belum diajukan ke ULP untuk dilelang,” jelas Yani. Dia menambahkan, beberapa kegiatan yang pengadaanya melalui swakelola dan pengadaan langsung telah dilaksanakan secara bertahap oleh masing-masing SKPD. (Humas/Hr)