PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga menegaskan fokus pembangunan fisik di wilayah Kecamatan Karangmoncol, dengan alokasi anggaran tahun 2026 yang mencapai tidak kurang dari Rp 3,7 miliar. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Amaliyah Ramadan Tarawih Keliling di Masjid Al Ishlah, Desa Tunjungmuli, Rabu (25/2/2026).
Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan, Tri Gunawan Setiadi, yang mewakili Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif, menyampaikan bahwa anggaran fisik tersebut diprioritaskan untuk pemeliharaan berkala akses jalan guna mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu kebutuhan mendasar masyarakat pedesaan karena berpengaruh langsung terhadap akses pendidikan, kesehatan, serta distribusi hasil pertanian dan kegiatan ekonomi warga.
“Untuk anggaran fisik di wilayah Karangmoncol tahun 2026 tidak kurang dari Rp3,7 miliar yang difokuskan pada pemeliharaan berkala akses jalan. Harapannya, akses semakin baik dan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan pembangunan tersebut dilakukan melalui sinergi dengan berbagai pihak agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan oleh masyarakat. Infrastruktur yang baik dinilai mampu memberikan multiplier effect terhadap pertumbuhan wilayah.
Dalam sambutan Bupati Purbalingga yang dibacakan pada kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga menegaskan komitmen untuk mengoptimalkan sisa masa kepemimpinan dalam merealisasikan program prioritas yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
“Di sisa waktu kepemimpinan ini akan kami optimalkan untuk bekerja dan melayani masyarakat Kabupaten Purbalingga. Maka, saya berharap masyarakat dapat bersabar dan terus membersamai demi mewujudkan Purbalingga yang maju dan sejahtera,” pesannya.
Dalam keempatan yang sama, Camat Karangmoncol, Wahyudi Pamungkas, menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Ia menilai perbaikan akses jalan, khususnya ruas Tunjungmuli–Majingklak, telah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Terima kasih atas program Pemkab Purbalingga yang secara nyata telah terlaksana di Karangmoncol, salah satunya perbaikan akses ruas jalan Tunjungmuli–Majingklak yang kini semakin baik dan nyaman dilalui,” ungkapnya.
Selain menyampaikan program pembangunan, kegiatan Tarawih Keliling juga menjadi sarana silaturahmi serta komunikasi langsung antara pemerintah daerah dan masyarakat. Melalui forum ini, pemerintah dapat menyampaikan arah kebijakan pembangunan sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Purbalingga juga menyalurkan berbagai bantuan bagi masjid dan masyarakat yang membutuhkan, antara lain genset untuk Masjid Al Ishlah, handsprayer, kursi roda, paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) balita, Al-Qur’an, bola, bantuan uang tunai bagi takmir masjid dan guru TPQ, serta paket sembako.

Melalui fokus anggaran fisik sebesar Rp 3,7 miliar pada tahun 2026 ini, Pemkab Purbalingga berharap peningkatan kualitas infrastruktur di Karangmoncol dan sekitarnya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas, mendorong aktivitas ekonomi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. (GIN/Kominfo)



