PURBALINGGA — Pemerintah Kabupaten Purbalingga resmi membuka seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026, Senin (6/4/2026), bertempat di GOR Indoor Sasana Krida Perwira. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menjaring generasi muda terbaik yang akan mengemban tugas kehormatan pada peringatan hari besar nasional.
Sebanyak 228 pelajar tingkat SMA, SMK, dan MA dari seluruh wilayah Kabupaten Purbalingga mengikuti tahapan seleksi. Mereka akan bersaing secara ketat untuk memperebutkan 31 posisi anggota Paskibraka, yang terdiri dari 20 putra dan 11 putri.
Selain itu, dari jumlah peserta terpilih nantinya, dua orang terbaik, masing-masing satu putra dan satu putri yang akan mewakili Kabupaten Purbalingga dalam seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Tengah. Pemerintah daerah pun menaruh harapan besar agar wakil tersebut mampu melangkah hingga tingkat nasional.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Purbalingga, Umar Fauzi, menyampaikan bahwa seleksi ini bertujuan memilih pelajar terbaik sebagai kader bangsa yang memiliki dedikasi tinggi terhadap negara.

Ia menjelaskan, para peserta yang lolos nantinya akan bertugas mengibarkan dan menurunkan duplikat Bendera Pusaka pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, serta Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat kabupaten.
“Melalui seleksi ini, kami ingin memastikan bahwa anggota Paskibraka yang terpilih tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan, kedisiplinan, dan karakter yang kuat,” ujarnya.
Adapun tahapan seleksi telah dimulai sejak proses pendaftaran pada 1 hingga 20 Maret 2026. Selanjutnya, peserta akan mengikuti berbagai rangkaian tes yang meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensi Umum (TIU) pada 6 April 2026.
Pada hari berikutnya, 7 April 2026, peserta menjalani seleksi kesehatan dan parade. Tahapan dilanjutkan dengan seleksi Peraturan Baris Berbaris (PBB) pada 8 April 2026, serta seleksi kesamaptaan dan kepribadian pada 9 April 2026.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan, Tri Gunawan Setiadi, dalam sambutannya memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti seleksi dengan sungguh-sungguh.

Ia menekankan pentingnya kesiapan tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga mental dan kepribadian. “Saya minta keteguhan dan keseriusan semua peserta. Tidak hanya kemampuan fisik saja, tetapi kesiapan psikis juga perlu disiapkan. Saya yakin kalian semua pasti bisa,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa peran generasi muda sangat strategis dalam mendukung pembangunan daerah dan bangsa. Melalui ajang ini, para pelajar diharapkan mampu menumbuhkan semangat nasionalisme dan jiwa kepemimpinan.

Pemerintah Kabupaten Purbalingga pun berharap, melalui seleksi Paskibraka ini, akan lahir generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki rasa cinta tanah air yang kuat serta mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi. (GIN/Kominfo)




