PURBALINGGA – Terminal Tipe B Purbalingga kini memiliki wadah baru sebagai ruang publik yang lebih hidup dan kreatif. Hal ini ditandai dengan peresmian Panggung Kreasi Rakyat yang dilaksanakan pada Senin (9/2/2026), hasil inisiasi Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah sebagai upaya optimalisasi fungsi terminal.
Peresmian tersebut menjadi langkah strategis dalam menjadikan terminal tidak hanya sebagai simpul transportasi, tetapi juga ruang interaksi sosial dan budaya masyarakat. Panggung Kreasi Rakyat diharapkan mampu menghadirkan aktivitas positif yang mendorong keramaian dan produktivitas kawasan terminal.
Ketua Panitia, Bambang Setiarto, dalam laporannya menyampaikan bahwa masih banyak potensi lahan terminal yang dapat dimanfaatkan secara optimal. Melalui pembangunan panggung kreasi ini, terminal diharapkan tidak lagi dipersepsikan sebatas tempat naik turun penumpang.

“Panggung ini kami inisiasi agar terminal bisa lebih ramai, lebih hidup, dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ujar Bambang.
Panggung Kreasi Rakyat dengan ukuran 6 x 8 meter tersebut dirancang sebagai wadah ekspresi bagi para pegiat seni, komunitas kreatif, serta masyarakat umum. Keberadaannya diharapkan mampu menjadi magnet kegiatan seni dan budaya di ruang publik.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Arief Jatmiko, dalam sambutannya menegaskan bahwa terminal merupakan ruang interaksi banyak orang yang memiliki peran sosial penting. Oleh karena itu, pendekatan kreatif diperlukan agar terminal memberi dampak positif yang berkelanjutan.
“Terminal bukan hanya tempat naik turun penumpang, tetapi tempat bertemunya banyak orang. Panggung ini menjadi salah satu cara menghadirkan aktivitas yang produktif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ungkapnya.
Arief juga menyampaikan bahwa tingkat keterisian penumpang Trans Jateng saat ini mencapai 94 persen, dengan Terminal Purbalingga menjadi salah satu titik penting dalam lintasan Trans Jateng. Hal tersebut menunjukkan peran strategis terminal dalam sistem transportasi regional.
“Dengan adanya panggung ini, kami berharap aktivitas kreatif masyarakat Purbalingga semakin menggeliat dan terminal menjadi ruang publik yang lebih atraktif,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, turut mengapresiasi inisiasi Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah yang dinilai sejalan dengan upaya pengembangan ruang publik dan ekonomi kreatif di daerah.

“Terima kasih atas kepedulian dan kolaborasi yang diberikan. Terminal tidak hanya untuk transportasi, dan mudah-mudahan panggung ini mampu menghidupkan kesenian, ekonomi kreatif, serta suasana Terminal Purbalingga,” ujarnya.
Dengan diresmikannya Panggung Kreasi Rakyat, Terminal Tipe B Purbalingga diharapkan menjadi ruang publik yang inklusif, produktif, dan berdaya guna, sekaligus memperkuat sinergi antara transportasi, seni, dan kreativitas masyarakat. (GIN/Kominfo)




