PURBALINGGA – Hari Buruh Internasional atau May Day ke-138 tahun 2026 di Kabupaten Purbalingga dirayakan dengan berbagai kegiatan yang terpusat di Taman Wisata Pendidikan Pancuran Mas Purbasari. Bupati Purbalingga, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD, Forkompimda, Kepala OPD terkait, dan ribuan peserta yang merupakan pekerja dari seluruh perusahaan di Kabupaten Purbalingga turut memeriahkan kegiatan pada hari Jumat (1/5/2026) tersebut.

Ketua Panitia, Maryoto Imam mengatakan sebanyak 10 ribu tiket jalan sehat dibagikan kepada peserta dalam rangka peringatan May Day tahun ini. Kegiatan dimulai dengan senam bersama, kemudian jalan sehat, serta ada pula berbagai layanan seperti perpanjangan SIM gratis, Samsat Keliling, cek kesehatan gratis, bazar UMKM, pemberian penghargaan bagi anak pekerja yang berprestasi, dan santunan.

“Tujuan kegiatan hari ini antara lain untuk mewujudkan hubungan industrial yang harmonis dan dinamis antara pekerja, serikat pekerja, pengusaha, dan pemerintah dalam rangka mendukung terciptanya kesejahteraan pekerja dan iklim usaha di Kabupaten Purbalingga yang kondusif,” ungkapnya.

Keceriaan para pekerja dalam peringatan May Day tahun 2026 di Kabupaten Purbalingga

Bupati Purbalingga, H. Fahmi M. Hanif berharap kolaborasi yang dilakukan antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga, para pengusaha, dan asosiasi serikat pekerja bisa terus terbangun dengan baik demi kesejahteraan para pekerja. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan Upah Minimum Kabupaten (UMK) sebesar 6,5 persen pada tahun 2025 lalu.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda yang juga Plt. Kepala Disperinaker Kabupaten Purbalingga, Mukodam mengatakan Pemkab Purbalingga akan terus berusaha untuk menjaga kondusifitas iklim usaha agar bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Upaya tersebut dengan mengadakan job fair dan pemberdayaan UMKM.

Pemberian penghargaan bagi anak pekerja yang berprestasi dan santunan sebagai wujud kepedulian untuk kesejahteraan para pekerja serta keluarganya

“Alhamdulillah untuk kondisi di Purbalingga hingga saat ini masih tetap kondusif, di tengah dinamika ekonomi dunia yang berpengaruh terhadap pangsa pasar produk ekspor kita terutama bulu mata dengan penyerapan tenaga kerja yang lebih banyak lagi,” pungkasnya. (FH/Kominfo)