PURBALINGGA – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) melalui Kepala Biro Hukum, Sumber Daya Manusia, dan Hubungan Masyarakat, Indrayani mengatakan pemerintah pusat tengah menjalankan program Wajib Halal Oktober (WHO) 2026 khususnya untuk produk-produk UMKM. Hal ini bertujuan untuk memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat acara Koordinasi Pembangunan Ekosistem Halal Wilayah Jawa Tengah, Senin (13/7/2026) di Ruang Andrawina Hotel Owabong Kabupaten Purbalingga. Beberapa produk yang akan menjadi fokus untuk mendapatkan sertifikat halal gratis antara lain makanan, minuman, obat-obatan, suplemen, dan lain-lain.

“Kehadiran kita untuk mewujudkan Purbalingga menjadi bagian untuk menghalalkan semua produk-produk UMKM,” ungkapnya.

Indrayani, M.Pd. saat menyampaikan pentingnya produk halal bagi konsumen

Ditambahkannya, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk UMKM, karena ketika konsumen melihat produk halal akan lebih tertarik untuk membeli dibandingkan dengan produk yang tidak memiliki sertifikat halal. Bagi para pelaku UMKM, pemerintah pusat telah menyediakan sertifikat halal gratis, sedangkan bagi perusahaan besar bisa mengajukan secara regular dengan menunjuk tenaga penyelia halal yang mengajukan dokumen-dokumen pendukung guna penerbitan sertifikat halal.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Purbalingga, Mukodam yang mewakili Bupati Purbalingga mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga menyambut baik program tersebut di wilayah Purbalingga. Dia menjelaskan, Pemkab Purbalingga melalui indikator kinerja tematik tahun 2027 telah menargetkan antara lain tempat wisata yang ramah muslim, jumlah produk UMKM yang tersertifikasi halal, bahkan saat ini Rumah Pemotongan Hewan (RPH) telah bersertifikasi halal beserta Juru Sembelih Halal (Juleha).

Para peserta sosialisasi terdiri dari Pemkab Purbalingga dan stakeholder terkait

“Pelaku usaha, pemangku kebijakan, dan konsumen diharapkan semuanya paham tentang produk halal untuk menyukseskan program ini,” pungkasnya. (FH/Kominfo)