PURBALINGGA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga memberi Gladi Kesiapsiagaan Bencana kepada warga Desa Karangbawang, Kecamatan Rembang, Senin (6/6) di GOR Desa Karangbawang. Kegiatan ini dilaksanakan mengingat Desa Karangbawang masuk dalam peta rawan tanah longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga, Drs M Umar Fauzi MKes menjelaskan pengambilan keputusan untuk mengurangi risiko bencana atau mitigasi dan sosialisasi merupakan investasi. “Akhir-akhir ini menunjukan peningkatan kejadian tanah longsor yang signifikan. Berangkat dari kejadian ini maka perlu dilakukan pengurangan kesiapsiagaan risiko bencana beserta praktik implementasinya melalui Gladi Kesiapsiagaan Bencana kepada masyarakat yang berada di rawan bencana seperti di Desa Karangbawang ini,” kata Umar.

Ia mencatat curah hujan yang tinggi di Purbalingga menyebabkan berbagai bencana. Diantaranya tahun 2021 telah terjadi 19 kali tanah longsor dan banjir 7 kali. Sementara tahun 2022 baru sampai Mei, bencana tanah longsor sudah terjadi 17 kali dan banjir 3 kali.

Ia menjelaskan, Gladi ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan kapasitas masyarakat melalui pelatihan gladi dan simulasi serta kesiapsiagaan. Hal ini untuk mengantisipasi bencana melalui langkah yang terorganisir, tepat guna dan berdaya guna.

“Diharapkan setelah ini diharapkan menjadi desa yang tangguh bencana yang nantinya bisa meminimalkan efek bencana serta bisa melakukan evakuasi mandiri sebelum datangnya pertolongan dari pihak luar,” katanya.

Peserta Gladi Kesiapsiagaan bencana ini sebanyak 160 orang terdiri dari Kepala Desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, PKK, bidan desa, penyandang disabilitas dan warga sekitar yang dekat dengan potensi bencana.

 

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon MM mengungkapkan Desa Karangbawang merupakan salah satu desa rawan bencana tanah longsor. Gladi Kesiapsiagaan Bencana ini merupakan bentuk persiapan manakala kejadian buruk bencana terjadi.

“Tapi mudah-mudahan Desa Karangbawang sehat selamet terus ini, ya,” kata Bupati.

Ia berpesan kepada para peserta untuk dapat mengikutinya dengan baik dan serius. Karena hal ini untuk kepentingan keselamatan bersama.(Gn/Humas)