PURBALINGGA INFO– Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purbalingga mengembangkan program Urab Mendoan versi 2 untuk membantu masyarakat miskin meningkatkan pendapatan melalui usaha pertanian, peternakan, dan perikanan yang disertai pendampingan. Program pemberdayaan ekonomi umat ini menargetkan 3.654 jiwa di 18 kecamatan.
Ketua Tim Pelaksana Urab Mendoan, Siti Honiah Mujiati, mengatakan program tersebut tidak hanya memberikan bantuan awal, tetapi juga pendampingan agar kelompok usaha mampu berkembang dan meningkatkan pendapatan secara berkelanjutan.

“Bukan sekadar membentuk kelompok usaha, melainkan memastikan kelompok tersebut aktif, produktif, memiliki nilai ekonomi, dan penghasilan masyarakat dapat meningkat secara berkelanjutan,” katanya saat acara Urab Mendoan Fest 2026 di area pertanian MI Muhammadiyah Sumampir, Selasa (20/10/26).
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga Zahid Khasani mengatakan program yang digagas Kemenag tersebut menjadi upaya bersama untuk memberdayakan masyarakat miskin. Pendanaannya antara lain bersumber dari zakat ASN Kemenag dan Pemerintah Kabupaten Purbalingga yang disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Ia mencontohkan penerima manfaat di Kecamatan Mrebet yang sebelumnya kesulitan membiayai pendidikan anak. Setelah mengikuti program dan mendapat pendampingan, keluarga tersebut perlahan mampu membiayai pendidikan anak secara berkelanjutan, termasuk menyekolahkannya di pondok pesantren di luar Purbalingga.
Pada 2026, Kemenag Purbalingga merencanakan pengembangan Urab Mendoan di 75 titik. Program akan dijalankan melalui kelompok usaha dengan dukungan dari Baznas dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan Bambang Triono mengatakan Urab Mendoan menjadi langkah konkret untuk mengoptimalkan lahan produktif sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat.
“Melalui program ini, lahan pertanian MI Muhammadiyah Sumampir diharapkan menjadi percontohan sekaligus sarana belajar bagi siswa dan masyarakat untuk mengenal pertanian, mencintai lingkungan, dan menumbuhkan kemandirian sejak dini,” katanya.
Sejumlah produk hasil usaha penerima manfaat turut dipamerkan dalam URAB MENDOAN FEST 2026, di antaranya keripik kangkung, abon lele, dan lele marinasi. Kegiatan tersebut juga diisi dengan panen ikan hasil budidaya dan penanaman bibit cabai sebagai bagian dari pengembangan usaha produktif di bidang perikanan dan pertanian. (dhs/Kominfo)







