PURBALINGGA INFO – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Desa Kerangean, Kecamatan Kertanegara, difokuskan untuk mendorong peningkatan aksesibilitas wilayah dan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur desa.

Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani menyampaikan, program TMMD kali ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,338 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Purbalingga sebesar Rp800 juta, APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp200 juta, serta dukungan operasional Mabes TNI sebesar Rp338,3 juta.

Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan jalan sepanjang 1.173 meter beserta infrastruktur pendukung seperti saluran, talud, dan gorong-gorong, guna mendukung sistem drainase yang baik serta menjaga ketahanan infrastruktur jalan agar lebih awet dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

“Pembangunan ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih lancar,” kata Wabup Dimas saat memimpin upacara pembukaan TMMD di lapangan Desa Kerangean, Rabu (22/4/26).

Selain pembangunan fisik, TMMD juga menyasar peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui rehabilitasi 10 rumah tidak layak huni (RTLH). Program ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor, dengan dukungan PMI dan Baznas.

“Perbaikan RTLH ini merupakan komitmen bersama agar masyarakat dapat tinggal di rumah yang lebih layak, sehat, dan aman,” ujarnya.

Wabup Dimas menegaskan, manfaat TMMD tidak hanya pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus berdampak jangka panjang melalui keterlibatan aktif masyarakat. Ia menambahkan, hasil pembangunan perlu dijaga dan dirawat agar manfaatnya dapat berkelanjutan.

“Saya mengajak masyarakat untuk bergotong royong dan berkolaborasi dengan TNI agar program berjalan optimal dan hasilnya benar-benar dirasakan bersama,” katanya.

Pelaksanaan TMMD di Desa Kerangean dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026. Wabup Dimas juga meminta seluruh perangkat daerah di Purbalingga terlibat aktif dalam program nonfisik melalui kegiatan pemberdayaan dan pelatihan bagi masyarakat.

Sementara itu, Perwira Seksi Teritorial Kodim 0702/Purbalingga Kapten CPL Bangun Widodo menyampaikan bahwa TMMD memiliki manfaat strategis, di antaranya membuka akses jalan antar desa, memperlancar arus perekonomian, serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat dalam bela negara serta kepatuhan terhadap hukum,” ujarnya. (dhs/Kominfo)