PURBALINGGA – Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Purbalingga menjalin kerja sama dengan Politeknik Madyathika melalui penandatanganan memorandum of agreement (MoA), Jumat (8/5/2026). Kerja sama tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia akademik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Penandatanganan MoA dilakukan antara Dinkominfo dengan Jurusan Sarjana Terapan Bisnis dan Manajemen Ritel serta Program Studi Administrasi Perkantoran Politeknik Madyathika. Kegiatan berlangsung di Aula Politeknik Madyathika dalam rangkaian pelatihan bertajuk Gaspol (Gali Skill Update Pola Pikir).

Kepala Dinkominfo Kabupaten Purbalingga, R. Budi Setiawan menyampaikan dukungannya terhadap kolaborasi tersebut. Menurutnya, kerja sama dengan institusi pendidikan menjadi langkah strategis untuk mendorong peningkatan kapasitas aparatur di tengah perkembangan teknologi dan komunikasi yang terus bergerak cepat.

“Hal ini menjadi upaya memperkuat kolaborasi, khususnya dalam meningkatkan kualitas SDM,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan kompetensi pegawai perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pelayanan publik dapat semakin adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, pelatihan yang menggabungkan wawasan akademik dan praktik lapangan dinilai penting untuk membentuk pola pikir yang lebih terbuka terhadap perubahan.

Pada pertemuan keenam program Gaspol tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai strategi pemasaran digital melalui marketplace yang disampaikan oleh Libran Filani. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa optimalisasi tampilan toko dan visualisasi produk menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya tarik konsumen.

“Optimalisasi toko dan visualisasi produk di marketplace jelas sangat berpengaruh terhadap pemasaran dan hasil penjualan,” jelasnya.

Selain tampilan produk, ia juga menekankan pentingnya keterlibatan pelanggan melalui komunikasi yang responsif dan pelayanan yang ramah. Menurutnya, interaksi yang cepat terhadap pertanyaan maupun keluhan pelanggan dapat menciptakan kesan positif sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap sebuah layanan.

Ia juga mendorong pelaku usaha maupun pengelola layanan digital untuk membangun reputasi melalui ulasan pelanggan dan layanan purna jual. Dukungan lanjutan setelah transaksi dinilai mampu meningkatkan loyalitas pelanggan dan membuka peluang pembelian ulang.

Materi berikutnya disampaikan oleh Yusuf Ramadhan dengan topik pemanfaatan WhatsApp Business untuk penjualan online. Ia menjelaskan bahwa platform tersebut masih menjadi salah satu media komunikasi paling efektif dalam menjangkau dan melayani pelanggan di Indonesia.

Melalui pelatihan dan kerja sama ini, Dinkominfo Purbalingga berharap seluruh pegawai mampu terus meningkatkan kompetensi sekaligus memperbarui pola pikir agar lebih siap menghadapi tantangan era digital. Kolaborasi dengan dunia pendidikan juga diharapkan dapat menghadirkan inovasi yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat. (GIN/Kominfo)