PURBALINGGA INFO – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Purbalingga, Syahzani Fahmi M. Hanif, melantik 17 Ketua TP PKK Kecamatan di Pendopo Dipokusumo, Jumat (17/4/26). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Purbalingga, Denita Dimas Prasetyahani. Pelantikan ini diharapkan memperkuat peran PKK dalam mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga.
Dalam arahannya, Syahzani menyampaikan peran Ketua TP PKK Kecamatan bukan sekadar jabatan, melainkan bagian dari upaya nyata mendorong kesejahteraan masyarakat. Ia mengapresiasi dedikasi para ketua sebelumnya yang dinilai telah berkontribusi besar dalam menjalankan program-program PKK di daerah.
“Saya mengucapkan terima kasih setulus-tulusnya kepada ketua TP PKK lama atas pengabdian dan dedikasinya. Berkat kontribusi beliau-beliau, program kerja PKK Kabupaten dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Kepada para ketua yang baru dilantik, Syahzani menekankan pentingnya adaptasi cepat dan penguatan soliditas tim agar program PKK dapat berjalan efektif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Bagi yang baru maupun yang rotasi, segera menyesuaikan diri, solidkan tim, dan luruskan niat bahwa ini adalah jalan perjuangan untuk menyejahterakan keluarga Purbalingga,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran PKK, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan, untuk menjadikan peran tersebut sebagai ladang pengabdian yang dilandasi keikhlasan. “Mari kita luruskan niat untuk mencari ridha Allah, sehingga setiap kerja kita membawa keberkahan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pembina TP PKK Kecamatan, Hendro Prasetyo, menekankan bahwa PKK memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, terutama melalui implementasi 10 program pokok PKK yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“PKK adalah mitra aktif pemerintah. Kehadirannya akan terasa ketika benar-benar bekerja di lapangan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap para ketua yang baru dilantik mampu menggerakkan kader hingga tingkat dasa wisma agar lebih aktif dalam pemberdayaan keluarga di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan.
“Ketua TP PKK Kecamatan hendaknya mampu menggerakkan anggotanya untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan dharma bakti, serta mendorong peran aktif kader dalam membantu pemerintah memberdayakan masyarakat,” katanya.
Menurut Hendro, keberhasilan PKK tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan, tetapi dari dampaknya dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga. Karena itu, inovasi dan kolaborasi menjadi kunci dalam menjawab kebutuhan masyarakat. (dhs/Kominfo)







